Selasa, Desember 14, 2010

Kaltim Green 2011 dan Isu Global warming

Kaltim Green 2011 – Global warming saat ini telah menjadi isu paling popular yang banyak dibicarakan oleh seluruh orang di dunia ini, tidak terkecuali bagi masyarakat Kalimantan Timur. Hal ini tentu saja menjadi perhatian dunia dan kalangan pecinta lingkungan hidup. Bagaimana tidak, kemampuan hutan dan lautan, dalam penyerap gas Carbon dioxide (CO2) semakin turun dan juga semakin tingginya permukaan laut akibat pemanasan global juga banyak menenggelamkan sebagian daratan yang ada di dunia.
Menurut Corinne Le Quere dari British Antartic Survey, Inggris, jika pada 2007 hutan dan lautan mampu menyerap 54 persen gas Carbon dioxide (CO2), pada tahun 2009 persentase penyerapan ini menurun 3 persen. “Jika tren ini meningkat terus, sudah dapat dipastikan manusia akan berada dalam jalur mencapai perubahan iklim secara drastis,” ungkapnya seperti dikutip dari nytimes.com.
Senada dengan pernyataan tersebut menurut U.S National Research Council, dalam seabad terakhir rata-rata kenaikan suhu di permukaan bumi mencapai 0,3 oC -0,6 oC. Dalam akhir abad ke-21 rata-rata suhu bumi terus meningkat 1,4 oC -5,8 oC dan dalam 400 tahun terahir menunjukkan kondisi suhu paling panas. Kondisi ini tentunya berdampak luas pada kehidupan manusia selanjutnya.



Oleh karena itu, masyarakat dunia termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur semakin sadar akan dampak global warning dan mulai bergerak dalam mengurangi dampak perubahan iklim global ini, Masyarakat dunia pun terus bergerak dan melahirkan istilah Go Green, mulai dari gerakan penghijauan dunia, penerapan 4R (Reduce, Recycle, Reuse, dan Repair), penggunaan bahan bakar terbarukan yang ramah lingkungan, hingga gerakan memadamkan lampu serentak di beberapa negara untuk menanggulangi krisis global tersebut.
Semakin besarnya dampak yang timbul akibat pemanasan dan perubahan iklim global ini, menggaung pula sampai keseluruh masyarakat Kalimantan Timur, tidak terkecuali bagi seluruh Stakeholders Provinsi Kaltim. Menyadari hal tersebut, Gubernur Kalimantan Timur H. Awang Faroek Ishak kemudian menyerukan gerakan Kaltim Green bagi seluruh Aparatur dan Satuan Kerja Provinsi Kalimantan Timur.
Banyak kegiatan-kegiatan dan kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim untuk mendukung gerakan Kaltim Green 2011 ini.

0 komentar:

Posting Komentar